Kamis, 31 Oktober 2013

Sedih->Senang->Takut (Lingkaran EMOSI JIWA)





Hy blogger..pembaca...dll

saat aku menulis ini, mungkin sedang dalam kondisi tidak baik..
aku ingin menyampaikan kepada siapapun, mungkin hidup ini memang berat di jalani, tapi saat Tuhan memberikan cobaan..hal itu digunakan untuk melatih kita..(memang mudah berbicara..beda dengan yg merasakan)...

tgl 28 okt kemaren, teman dekat ku kehilangan ayah tercinta, miris hatiku mendengarnya, rasa tidak percaya dan menyalahkan Tuhan, mengapa temenku mendapat cobaan seberat ini?? aku tidak tahu apa rencana Tuhan,
aku bersyukur bisa mengambil keputusan yang tepat dengan menemaninya untuk pulang..hal ini pun aku perlu disadarkan oleh sodara ku.sebelumnya aku ragu dan takut, mungkinkah akan di izinkan oleh bos ku,. tapi ayahanda temanku ini sudah ku anggap sebagai ayah ku sendiri, dimana kebaikan beliau begitu berbekas dihatiku, sepanjang aku bermain ke rumah teman ku ini, perasaan diterima begitu melekat, baik adiknya, ibunya, ayahnya semua menerima aku..aku begitu senang saat main ke rumahnya...

sebelumnya aku sudah mendengar mengenai keadaan beliau yang semakin parah, hingga temenku harus sendirian dalam menghadapi salah satu moment bahagianya, aku hanya bisa berbagi sedikit..karena pastinya dia mengharapkan kedatangan keluarganya, tapi Tuhan berkehendak lain..

Puji Tuhan aku boleh pulang menemani sobat karibku ini, walau aku sedih karena tidak bisa melihat wajah terakhir beliau,,itu adalah harapanku saat aku pulang melayat, tapi Tuhan tidak mengizinkan, saat keesokan harinya aku melihat ke pemakaman, aku begitu sedih dan menyalahkan diriku, mengapa saat beliau hidup, aku tidak pernah telpon or iseng2 menanyakan kabar, terlebih saat beliau sakit, aku hanya menelepon temen ku ini, hingga akhirnya kesempatan untuk berbicara itu tidak ada sama sekali,,aku meringis,,begitu egoisnya diriku,,
hal ini menyadarkan ku akan suatu hal, sekecil apapun itu,lakukan lah,,mungkin akan berdampak bagi orang lain,,atau malah dirimu sendiri, perhatian kecil mampu memberikan kekuatan besar..aku yakin hal itu..


saat ini aku begitu bersedih, tapi aku harus waras, temenku lebih sedih dibanding aku, saat aku melihat ibunya, aku membayangkan apa yang akan terjadi jika ibuku ditinggal ayahku? aku tidak tahu..
yang ingin aku lakukan saat ini adalah mengisi hidupku dengan memberikan perhatian bagi kedua orangtuaku,.aku tidak ingin menyesal di kemudian hari..
ini adalah bagian sedih yg di jalani teman ku saat ini...aku pun sedih..tapi temenku pasti lebih sedih...

Tuhan, ikhlaskanlah perasaan temanku, agar merelakan ayahandanya pergi dan berjumpa dengan Engkau disana..amen:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Total Tayangan Halaman

Follow Us @soratemplates