Kamis, 26 April 2018

Pantai Batu Topeng Karimun Jawa

April 26, 2018 0 Comments


Kepulauan Karimun Jawa memiliki banyak tempat wisata loh singers (istilah bagi readers setia-nya blog akooh nie) , salah satunya Pantai Batu Topeng (kek lagunya Peterpan tapi buka dulu topengmu,biarku lihat wajahmu ). Pantai ini bisa diakses dengan sepeda motor kurang lebih 20-30 menit dari arah dermaga karimun, jadi buat kamu yang mau liburan kesini bisa sewa motor dulu or bawa motor juga bisa.

Akses ke tempat ini dari jalan besar nanti belok kiri, ikuti saja jalan 2 tapak tersebut (maksudku bisa di lewati 2 motor arah berlawanan), masuk terus kedalam nanti ada palang petunjuk bertuliskan P. Batu Topeng lalu parkirkan motor (dijamin aman 100%) dan turuni jalan yang masih asli tanah kurang lebih 5 menit dan akan terbentang pantai yang indah huaaaaa,.. enaknya jam siang menjelang sore tuh, dan lebih kerennya lagi pantai ini gratis. #Wow.



Kami berdua (aku dan my twinie mel) menikmati pemandangan dan cepat-cepat berfoto karena masih ada pantai lain yang mau di jelajahi, jadi berderet dimulai dari pantai Batu Topeng sebelahnya ada Pantai Sunset Beach #lupa dan Pantai Ujung Gelam,

oh iya kami kesini ditemani oleh satu satu traveler lain yang kami kenal di tempat homestay kami, kami sendiri sewa di Pak Sumadi Homestay, lupa saya namanya Mas siapa ya? padahal sudah kenalan dan tanya nama.  Pantai ini jadi favorit bule juga loh, ada beberapa bule yang berjemur disini.


Sejauh mata memandang semuanya air yang biru kehijau-hijauan bener - bener nyegerin mata tenan iki , ada juga semacam bangunan tradisional, kalau saya sie sebutnya 'Gubug'  sederhana tapi epic banget menurutku.


Langit biru yang berpendar awan berkolaborasi dengan lautan biru hijau dilatarbelakangi tebing batu dan pepohonan benar-benar ciptaan Tuhan yang sangat indah,


Ada lagi keberuntunganku yang lain yaitu bisa bertegur sapa dengan anak-anak yang sedang mendayuh kapal nelayan, jujur ada rasa pengen banget seperti mereka, tapi sayang aku belum bisa berenang, terlalu menyusahakan seandainya aku naik kapal tersebut dan jatuh yang pada akhirnya akan menyusahkan adik-adik tersebut tuk menolongku #Oh No


Alam mengajarkan kita, bahwa kita hanya sekelumit kecil dari ciptaan Yang Maha Kuasa, maka jika boleh bertanya pada diri sendiri, patutkah kita menyombongkan diri tuk setiap hal yang kita miliki?
Mari Mantai, agar wawasan dan rasa bersyukur kita makin besar.

Terimakasih untuk para reader dan singers  yang sudah berkunjung ke blog ku ini, semoga bermanfaat and see ya on my next sharing. God Bless :)

Pantai Kartini & Pulau Panjang Jepara

April 26, 2018 0 Comments



Selamat Hari Kartini,

Kali ini aku mau cerita tentang jalan" aku di akhir maret s/d awal april 2018, berhubung libur panjang, maka aku beserta twinie berencana ke Karimun Jawa.. #Wowww.

Sayang, ada hal kurang mengenakan yang mesti aku lalu #huft, hal ini berkisah dari pembelian tiket di terminal bus, dengan bantuan calo dan bertanya pada calo agar ditunjukan bus Bejeu yang terkenal dengan kemewahannya, apadaya aku tertipu, perjalananku di mulai jam 6 sore, karena hujan lebat, tapi itu pun masih ambil penumpang sana sini dan lebih menyedihkannya masih di terminal Pulo Gebang jam 11 malam #huaaaaa.

Bus Sumber Alam yang aku naiki benar-benar mengecewakan, tidak hanya molor jam keberangkatan, aku pun diturunkan di pertigaan Gotri pada jam 12 Siang  , akhirnya minta dijemput ma twinnie tercinta #makasihLove  padahal twinnie sudah di pantai kartini, maaf ya twinie #mianhe :(

Sembari menunggu twinne, aku mencari tempat makan, mungkin karena lagi jumat-an jadi pada tutup ya, huft.. sudah perjalanan jauh dan kesiangan, pakai kelaparan pula #sabarsabar. Puji Tuhan setelah jalan beberapa meter dari pertigaan Gotri ada rumah makan yang buka dan dengan semangat memesan nasi goreng ati ampela #endezzz .

Sekitar 45-menit kemudian My Twinne datang dan kami berangkat ke pantai Kartini dengan motor, sembari berkendara my twinie cerita ternyata  ada penyeberangan pagi jam 6-an.. makin sesak dada ini mengingat perjalanan #huft.

Ah Sudahlah, panjang kali kalimat kekesalanku, S-K-I-P

Tiba di Pantai Kartini, kami wajib membayar HTM 10K/orang dan 5000/motor, sampai kedalam bayar lagi parkir motor 5000 (ini seharusnya tidak perlu, karena kaminya kurang paham saja.. jadi gitu deh #hahaha). Biaya untuk menyebrang Pulau Panjang 20K/PP.



Akhirnya kami menyeberang menggunakan kapal nelayan, dari kejauhan terlihat bangunan berbentuk kura-kura #love bagus euy.. #noraknya kambuh


Setelah kurang lebih menyebrang 10-15 menit, kami tiba di pulau panjang dan dikenai retribusi  5000/orang ya, pas sampai kami langsung menjelajah, pertama ke sisi kiri dari kami datang (maaf buta arah mata angin #hehe), sepanjang perjalanan  ada toilet, lalu ada makam penemu pulau panjang
yaitu Habib Syeikh Abubakar  (berdasarkan artikel yang aku baca).






Pulau Panjang menurut aku pribadi di dominasi oleh hutan ya, kami putuskan untuk berkeliling pulau,  setelah berjalan cukup jauh dan hasilnya tetap pohon maka kami putuskan ambil jalan pintas yaitu dengan bertanya #hahha.

Kami bertanya kepada orang yang datang berlawanan arah dengan kami "Mbak/Mas, disana ada apa ya?" di jawab "sama seperti disini, pepohonan" . "ooh" jawab kami serempak, setelah mengucapkan terimakasih kepada mbak dan mas tersebut, kami putuskan tuk putar haluan dengan harapan ada view lain yang bisa dilihat.


Kami pun kesisi kanan dari arah kami tiba di dermaga Pulau Panjang, masih sama sejauh kami lihat, akhirnya bertanya lagi dan dapat jawaban yang sama, sehingga kami memilih tuk keluar dan menjelajah lebih ke bibir pulau alias lebih keluar yang mendekati air dan pasir, terlihat beberapa wisatawan yang asyik bermain dan berfoto, oh iya ternyata ada spot bakar-bakar gitu tapi kami hanya melihat dari kejauhan.

Kami memilih tuk menikmati pantai saja, duduk-duduk sembari memakan bekal berupa jambu yang tadi kami beli dijalan, di area perairan banyak wisatawan berseliweran entah yang hanya berdua maupun rombongan.

Setelah puas berfoto dan santay, kami pun kembali ke arah kami tiba tadi, bertanya pada bapak penjual tiket HTM dan mendapat informasi bahwa kapal akan datang beberapa menit lagi, oh iya, pastikan tidak salah menaiki kapal ya, pakai kapal yang bernama sama dengan kapal yang tadi dinaiki, misal tadi naik kapal pelayan A nanti pulangnya pakai kapal bermerk A juga ya, karena ternyata disini ada 2 or 3 provider kapal nelayan.



Kembali ke Pantai Kartini, kami memilih tuk duduk santai ditemani es degan #maknyosss, kami menikmati sunset yang tercipta, benar-benar indah. Nanti disalah satu photo aku ada pamer sunglasses yang baru kami beli #hahhaa, di area pantai Kartini banyak homestaynya, jadi kalau teman-teman mau menginap bisa banget. oh iya, rumah kura-kura yang tadi ku lihat dari kapal, ternyata sudah tutup katanya sie isinya kek museum kura-kura #kalauGakSalahDenger.


Sayang kami tidak berfoto di bawah iconicnya Pantai Kartini, itu loh yang ada tulisan Pantai Kartini-nya #hahaha #alay


Senang lihat sunset ini, begitu tenang dan nyaman.



Ok, demikian kisah liburan ku di Pantai Kartini dan Pulau Panjang, semoga bermanfaat, happy reading reader, see ya on my next post. God bless :)


Total Tayangan Halaman

Follow Us @soratemplates