Selamat Hari Kartini,
Kali ini aku mau cerita tentang jalan" aku di akhir maret s/d awal april 2018, berhubung libur panjang, maka aku beserta twinie berencana ke Karimun Jawa.. #Wowww.
Sayang, ada hal kurang mengenakan yang mesti aku lalu #huft, hal ini berkisah dari pembelian tiket di terminal bus, dengan bantuan calo dan bertanya pada calo agar ditunjukan bus Bejeu yang terkenal dengan kemewahannya, apadaya aku tertipu, perjalananku di mulai jam 6 sore, karena hujan lebat, tapi itu pun masih ambil penumpang sana sini dan lebih menyedihkannya masih di terminal Pulo Gebang jam 11 malam #huaaaaa.
Bus Sumber Alam yang aku naiki benar-benar mengecewakan, tidak hanya molor jam keberangkatan, aku pun diturunkan di pertigaan Gotri pada jam 12 Siang , akhirnya minta dijemput ma twinnie tercinta #makasihLove padahal twinnie sudah di pantai kartini, maaf ya twinie #mianhe :(
Sembari menunggu twinne, aku mencari tempat makan, mungkin karena lagi jumat-an jadi pada tutup ya, huft.. sudah perjalanan jauh dan kesiangan, pakai kelaparan pula #sabarsabar. Puji Tuhan setelah jalan beberapa meter dari pertigaan Gotri ada rumah makan yang buka dan dengan semangat memesan nasi goreng ati ampela #endezzz .
Sekitar 45-menit kemudian My Twinne datang dan kami berangkat ke pantai Kartini dengan motor, sembari berkendara my twinie cerita ternyata ada penyeberangan pagi jam 6-an.. makin sesak dada ini mengingat perjalanan #huft.
Ah Sudahlah, panjang kali kalimat kekesalanku, S-K-I-P
Tiba di Pantai Kartini, kami wajib membayar HTM 10K/orang dan 5000/motor, sampai kedalam bayar lagi parkir motor 5000 (ini seharusnya tidak perlu, karena kaminya kurang paham saja.. jadi gitu deh #hahaha). Biaya untuk menyebrang Pulau Panjang 20K/PP.
Akhirnya kami menyeberang menggunakan kapal nelayan, dari kejauhan terlihat bangunan berbentuk kura-kura #love bagus euy.. #noraknya kambuh
Setelah kurang lebih menyebrang 10-15 menit, kami tiba di pulau panjang dan dikenai retribusi 5000/orang ya, pas sampai kami langsung menjelajah, pertama ke sisi kiri dari kami datang (maaf buta arah mata angin #hehe), sepanjang perjalanan ada toilet, lalu ada makam penemu pulau panjang
yaitu Habib Syeikh Abubakar (berdasarkan artikel yang aku baca).
Pulau Panjang menurut aku pribadi di dominasi oleh hutan ya, kami putuskan untuk berkeliling pulau, setelah berjalan cukup jauh dan hasilnya tetap pohon maka kami putuskan ambil jalan pintas yaitu dengan bertanya #hahha.
Kami bertanya kepada orang yang datang berlawanan arah dengan kami "Mbak/Mas, disana ada apa ya?" di jawab "sama seperti disini, pepohonan" . "ooh" jawab kami serempak, setelah mengucapkan terimakasih kepada mbak dan mas tersebut, kami putuskan tuk putar haluan dengan harapan ada view lain yang bisa dilihat.
Kami pun kesisi kanan dari arah kami tiba di dermaga Pulau Panjang, masih sama sejauh kami lihat, akhirnya bertanya lagi dan dapat jawaban yang sama, sehingga kami memilih tuk keluar dan menjelajah lebih ke bibir pulau alias lebih keluar yang mendekati air dan pasir, terlihat beberapa wisatawan yang asyik bermain dan berfoto, oh iya ternyata ada spot bakar-bakar gitu tapi kami hanya melihat dari kejauhan.
Kami memilih tuk menikmati pantai saja, duduk-duduk sembari memakan bekal berupa jambu yang tadi kami beli dijalan, di area perairan banyak wisatawan berseliweran entah yang hanya berdua maupun rombongan.
Setelah puas berfoto dan santay, kami pun kembali ke arah kami tiba tadi, bertanya pada bapak penjual tiket HTM dan mendapat informasi bahwa kapal akan datang beberapa menit lagi, oh iya, pastikan tidak salah menaiki kapal ya, pakai kapal yang bernama sama dengan kapal yang tadi dinaiki, misal tadi naik kapal pelayan A nanti pulangnya pakai kapal bermerk A juga ya, karena ternyata disini ada 2 or 3 provider kapal nelayan.
Kembali ke Pantai Kartini, kami memilih tuk duduk santai ditemani es degan #maknyosss, kami menikmati sunset yang tercipta, benar-benar indah. Nanti disalah satu photo aku ada pamer sunglasses yang baru kami beli #hahhaa, di area pantai Kartini banyak homestaynya, jadi kalau teman-teman mau menginap bisa banget. oh iya, rumah kura-kura yang tadi ku lihat dari kapal, ternyata sudah tutup katanya sie isinya kek museum kura-kura #kalauGakSalahDenger.
Sayang kami tidak berfoto di bawah iconicnya Pantai Kartini, itu loh yang ada tulisan Pantai Kartini-nya #hahaha #alay
Senang lihat sunset ini, begitu tenang dan nyaman.
Ok, demikian kisah liburan ku di Pantai Kartini dan Pulau Panjang, semoga bermanfaat, happy reading reader, see ya on my next post. God bless :)









Tidak ada komentar:
Posting Komentar